Showing posts with label Tips dan Kesehatan Kucing. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Kesehatan Kucing. Show all posts

Thursday, January 12, 2012

Tips Mengatasi Si manis yang Galak


Ketika anda baru meng adopsi kucing dan mendapatkan kucing tersebut ternyata masih liar. kemudian terlintas dibenak anda menyesal dan telah meng adopsi kucing tersebut dan berniat untuk membuang kucing terebut maka sebaiknya anda pikir ulang kembali. mungkin saja ada tidak tahu cara mengangani kucing tersebut.

Berikut beberap tips dan trik Menangani Kucing terluka yang Galak
Lakukan Secara hati-hati jangan sampai membuat kucing tersebut semakin stress atau takut, gigitan dan cakaran pada saat kucing menyerang bisa berakibat fatal, dan hati-hati juga terhadap kucing jinak. sering kali karena sakit kucing jinak bisa berubah menjadi galak.

Perhatikan gejala-gejala bahasa tubuh kucing yang gelisah atau yang akan menyerang anda
badan mengelung (seperti tengkurap tapi memojok)
melihat dengan pupil mata yang melebar
kuping yang menekuk ke belakang
hissing ketika didekati (hissing ==> menyeringai/mengeram)
jika terdapat tanda-tanda tersebut di atas
jangan coba-coba untuk mengambil kucing tersebut dengan ceroboh

Biarkan kucing tersebut sampai agak tenang dengan sendirinya, bersabarlah dan tetap pada posisi jarak aman.
Bujuk dengan kata-kata lembut, dan jangan menatap langsung ke matanya (karena bisa dianggap menantang kucing tersebut), biasanya kucing akan dengan sendirinya tenang dan mudah ditangkap.

Apabila anda terpaksa menangkap kucing tersebut, walaupun dalam keadaan galak, tindakan yang bisa dilakukan adalah :

bawa atau Giring kucing ke tempat terbuka supaya mudah ditangkap
Gunakan selimut / handuk / jaket yang cukup besar, jatuhkan di atas kucing tersebut
tekan bagian ujung2nya...kemudian buat kucing berguling sehingga kita bisa membungkusnya...
tetap tahan bagian ujung2nya sampai kucing benar2 terbungkus
masukan ke dalam carrier
jika dalam situasi Darurat dan tidak ada carrier/keranjang tetap bungkus kucing cukup keluarkan hanya "bagian kepala"nya saja, biarkan bagian badan dan kaki kucing tersebut tetap terbungkus.

Jadi jangan takut untuk Meng adopsi Kucing
salam

Mengatasi Earmites

adalah sejenis kutu yang
sering menyerang telinga
kucing. Spesies tungau
yang sering menyerang
telinga kucing adalah Otodectes cynotis. Tungau
ini biasanya hidup
di permukaan saluran
telinga tetapi bisa juga
ditemukan di bagian tubuh
yang lain. Meskipun jarang, tungau
ini dapat menyerang
manusia dan
menyebabkan rasa gatal.
Tungau telinga yang
menyerang telinga kucing dalam jangka waktu lama
(kronis), dapat
menyebabkan gangguan
telinga yang serius. ear mite bergerak dan
hidup di dalam saluran
telinga. Tungau ini hidup
dengan memakan jaringan
yang mati dan cairan
seperti lilin yang dikeluarkan oleh telinga.
Tungau ini dapat
menyebabkan iritasi dan
berlanjut menjadi infeksi. Iritasi dan infeksi yang
berlangsung terus
menerus dan berulang-
ulang dapat menyebabkan
kuit di saluran telinga
menebal. Akibatnya saluran teinga menyempit
sehingga fungsi
pendengaran sedikit
terganggu. Biasanya tungau telinga
tidak menyebabkan
rusaknya gendang telinga.
Tetapi adanya infeksi
sekunder yang
disebabkan bakteri atau jamur dapat
menyebabkan kerusakan
selaput gendang telinga.
Bila ini terjadi, infeksi
telinga bagian tengah
yang parah dapat juga terjadi. Akibatnya hewan
kehilangan
keseimbangan,disorientasi
dan gangguan syaraf
lainnya.
Tanda-tanda kucing terserang ear mite
Menggoyang-goyangkan /
menggeleng-gelengkan
kepala.
Mencakar/menggaruk
telinga sehingga terihat adanya luka atau
kemerahan di sekitar
telinga.
Kotoran telinga berwarna
coklat tua kehitaman ,
kering menyerupai serbuk kopi . Kadang-kadang
terihat kerak-kerak kering
di sekitar telinga bagian
dalam.
Ditemukan adanya ear
mite. 
Darimana kucing tertular Ear mite
Ear mite berpindah dari
inang satu ke inang lain
melalui kontak fisik. Ear
mite berasal dari hewan/
kucing lain yang hidup
bersama kucing anda. Karena ear mite mudah
sekali menulai melalui
kontak fisik, maka
pengobatan ear mite
harus dilakukan
menyeluruh terhadap semua kucing yang hidup
bersama di rumah anda. Ear mite sangat menular di
antara anjing dan kucing.
Ada beberapa spesies ear
mite yang lebih suka
me nyerang anjing tetapi
ada juga yang bisa menyerang keduanya .
Anak kucing dapat tertular
ear mite dari induknya Ear mite juga dapat
menyerang kelinci,
hamster, marmut, gerbil,
musang, mencit, tikus, dll.
Meskipun kadang dapat
menyebabkan sedikit rasa gatal pada kulit manusia,
ear mite tidak menular &
menyebabkan penyakit
kepada manusia. Bahaya/akibat ear
mite Ear mite dalam telinga
sangat mengganggu,
terasa gatal dan
mengiritasi telinga. Lebih
lanjut dapat terjadi infeksi.
Infeksi telinga yang tidak segera ditangani dapat
berlanjut menjadi berbagai
penyakit serius, bahkan
hilangnya kemampuan
pendengaran. Ear mite
juga kadang dapat hidup di bagian tubuh lain selain
telinga dan menyebabkan
penyakit kulit.
Manajemen pengobatan
Saat ini berbagai obat
suntik dan obat tetes
telinga untuk membasmi
ear mite telah banyak
tersedia. Obat suntik
(hanya di Dokter hewan) biasanya merupakan
golongan avermectin
(ivermectin, selamectin,
dll). Supaya siklus hidup
tungau dapat dihentikan,
pemberian obat-obatan suntik ini harus diulang
dua minggu kemudian. Berbagai merk obat tetes
telinga pembasmi ear mite
dapat dibeli di petshop-
petshop. Obat tetes ini
harus terus menerus
diberikan selama 2-4 minggu hingga semua ear
mite terbasmi.
Kekurangan obat tetes
telinga adalah bila ear
mite menyebar ke bagian
tubuh lain, diperlukan obat lain untuk daerah tersebut. Beberapa obat anti
ektoparasit yang ditetes di
punggung/pangkal leher
juga dapat digunakan
untuk membasmi ear mite.
Contoh obat-obatan jenis ini adalah revolution
(mengandung selamectin)
frontline (mengandung
fipronil). Tetap perlu
diperhatikan waktu
pemberian ulang obat- obatan tersebut tersebut
agar siklus hidup ear mite
dapat dihentikan.
Semua kucing atau hewan
lain (seperti kelinci,
marmut, hamster, musang) yang hidup
bersama atau kontak fisik
dengan kucing juga harus
diobati. Supaya tidak
terjadi infeksi ulang dari
hewan lain dan ear mite dapat benar-benar tuntas
terbasmi.

Cara Mebersihkan Kutu

Pengetahuan mengenai siklus hidup pinjal perlu kita ketahui agar mengerti cara membasmi pinjal dengan tuntas..... tasss..!. Berdasarkan pola siklus hidupnya, kita dapat mengetahui bahwa tidak ada pengobatan atau cara membasmi pinjal yang hanya cukup dilakukan sekali saja. 
Sebagian besar obat pembasmi pinjal hanya membunuh pinjal dewasa, tidak membunuh telurnya. Oleh karena itu bila pengobatan tidak diulang, telur yang menetas dan menjadi pinjal dewasa akan kembali menggigit kucing serta menelurkan kembali beberapa ratus telur pinjal.

Berikut ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk membasmi pinjal : Suntikan IvermectinBanyak orang salah kaprah menyebut suntikan ivermectin adalah suntikan anti jamur. Sebenarnya ivermectin tidak dapat membasmi jamur. Ivermectin dapat dipergunakan untuk membasmi cacing dan ektoparasit seperti kutu (pinjal, caplak dan tungau). Sepertihalnya obat lain, ivermectin hanya membunuh cacing/kutu dewasa, tidak membunuh telurnya. Oleh karena itu diperlukan setidaknya 3 kali suntikan ivermectin dengan jarak 3-4 minggu. Injeksi ivermectin harus dilakukan dengan hati-hati pada kucing umur kurang dari 4 bulan *. Suntikan ivermectin tidak dianjurkan pada anak kucing berumur kurang dari 2 bulan, karena dapat menyebabkan keracunan dan mengganggu perkembangan ginjal.Untuk pencegahan cacing & kutu pada kucing dewasa, suntikan ivermectin dapat dilakukan 2-4 kali setiap tahunnya.
Obat Tetes & SprayAda banyak obat tetes & spray anti kutu yang di jual di petshop-petshop, seperti Accurate, Revolution dan Frontline. Perhatikan aturan pakai setiap obat, biasanya obat-obatan tersebut tidak dianjurkan digunakan pada kucing dibawah umur 2 bulan. 
Obat tetes biasanya diteteskan di kulit pangkal kepala di bagian belakang, dimana kucing tidak bisa menjilat bagian tersebut. Obat tetes Frontline cukup efektif membasmi kutu/pinjal selama 1 bulan. Agar tuntas sebaiknya diulang 1 bulan kemudian.

Untuk pencegahan, pemberian obat tetes dapat dilakukan 2-3 kali setahun



Shampoo anti kutu Shampoo anti kutu cocok digunakan pada anak kucing berumur kurang dari dua bulan yang belum dapat diobati anti kutu lainnya. Beberapa pemilik kucing dewasa juga lebih menyukai cara ini karena selain dapat membasmi kutu/pinjal, juga membuat kucing lebih bersih. Pada saat memandikan, sebaiknya shampoo digunakan dua kali. Basahi rambut kucing secara merata, tambahkan shampoo secara merata, bersihkan dan bilas dengan air (air hangat). Kemudian setelah bersih tambahkan kembali shampoo, ratakan, biarkan + 5-10 menit baru kemudian dibersihkan. Setelah bersih keringkan dengan handuk dan hairdryer. Agar tuntas sebaiknya mandi shampoo anti kutu diulang dua minggu kemudian. Setelah itu, untuk tujuan pencegahan, pemberian shampoo dapat dilakukan 1 bulan sekali.
Pada kasus parah disertai komplikasi, diperlukan kombinasi beberapa cara sekaligus. Dan yang tidak kalah penting adalah membersihkan kandang, lantai dan tempat tidur kucing. Karena telur kutu bisa saja terdapat di sela-sela kandang, retakan lantai atau alas tidur kucing. (drh. Neno WS, 2006)

Cara Membersihkan Gigi Kucing

1. Pilih waktu & tempat yang tepat
Cari waktu & tempat rutin dimana anda dan kucing merasa tenang dan nyaman untuk melakukan ritual pembersihan gigi.

2. Siapkan alat & bahan
Yang paling penting adalah pasta gigi/gel yang digunakan untuk membersihkan gigi. Pasta gigi/gel ini bisa didapat di petshop-petshop, cari yang tidak pedas/rasa mint yang tidak berlebihan dan aman bila ditelan. Lebih baik lagi pasta gigi dengan rasa makanan.
Sikat gigi untuk kucing bermacam-macam jenis dan merknya mulai dari yang ditempelkan di ujung jari hingga yang terdiri dari 3 sisi sikat (bisa menyikat permukaan gigi bagian luar, dalam dan atas sekaligus). Menggunakan lap/kain kasar yang dijahit/dibentuk agar menyerupai "sarung" untuk jari telunjuk pun cukup.

3. Biasakan kucing dengan proses membersihkan gigi.
Tidak setiap kucing menikmati giginya dibersihkan, apalagi yang baru pertama kali dibersihkan. Kucing yang dari kecil sudah terbiasa giginya dibersihkan biasanya menikmati proses pembersihan ini. Bahkan mereka merasa tidak nyaman bila giginya tidak dibersihkan.

>> biasakan mulutnya dibuka.
Tekan ujung kedua sudut mulut dengan jari tengah dan jempol. Tangan satunya membuka/menarik ujung depan rahang bawah. Biasakan kucing dengan proses ini sekaligus membiasakan anda dengan teknik tersebut.
Atau bisa juga dengan cara langsung membuka pipi dari samping, tanpa harus membuka rahang. 

>> biasakan pasta gigi/gel & sentuhan jari pada gigi/gusi.
Oleskan pasta gigi/gel keseluruh permukaan gigi dan perbatasan gigi-gusi, sambil memijat-mijat bagian tersebut dengan jari.

>> biasakan dengan sentuhan sikat gigi.
Setelah terbiasa dengan pasta gigi/gel dan sentuhan jari pada gigi/gusi, baru diperkenalkan dengan sikat gigi. Setelah dioleskan pasta gigi/gel, sikat gigi dengan gerakan sirkular/memutar.

Pada awalnya tidak perlu seluruh gigi disikat, cukup gigi taring dan 1-2 gigi disampingnya. Proses ini perlu dilakukan setiap hari agar terbiasa. Hari berikutnya, setelah lebih terbiasa jumlah gigi yang dibersihkan bisa ditambah hingga seluruh gigi bisa dibersihkan.

4. Hentikan proses menyikat gigi ketika kucing masih menikmatinya. Setelah terbiasa diperlukan sekitar 30 detik untuk membersihkan gigi di bagian samping. Anda tidak perlu terlalu merisaukan kebersihan sisi gigi bagian dalam. Sekali-sekali bagian dalam memang perlu dibersihkan. Pembentukan karang gigi pada sisi bagian dalam jauh lebih lambat dari sisi luar.


5. Hentikan segera proses pembersihan gigi bila kucing mulai terlihat stress. Bila dipaksa, berikutnya kucing akan lebih susah di kendalikan. Berikan penghargaan berupa pujian, belaian atau bahkan makanan kesukaannya bila kucing berlaku baik pada saat pembersihan gigi.

6. Pada awalnya proses pembersihan gigi bisa membuat anda & kucing stress. Setelah terbiasa, proses tersebut menjadi hal yang menyenangkan. Selamat menyikat gigi !

sumber: drh. Neno Waluyo S,2007 (kucingkita)